Setelah menyelesaikan proses mengunggah paket instalasi WordPress, langkah selanjutnya adalah menjalankan proses instalasi, menghubungkan WordPress dengan database, dan mengatur informasi dasar situs web. Proses ini sangat intuitif, cukup ikuti langkah-langkah panduan, dan tidak memerlukan pengetahuan tentang koding sama sekali.
Syarat dan ketentuan
Sebelum memulai, pastikan:
- File instalasi WordPress telah berhasil diunggah ke direktori root situs web.
- Informasi database (nama database, nama pengguna, kata sandi, alamat host) telah dicatat, lihat bagian 6.3 untuk referensi.
- Nama domain telah diselesaikan ke server (atau situs web dapat diakses melalui IP server).
Langkah 1: Luncurkan program instalasi.
- Buka browser, dan masukkan nama domain Anda (seperti
https://example.comAtau alamat IP server. - Saat pertama kali mengunjungi, Anda akan secara otomatis diarahkan ke halaman pilihan bahasa WordPress. Pilih "Simplified Chinese", lalu klik "Continue".
Langkah 2: Isi informasi database.
- Setelah memilih bahasa, halaman "Selamat Datang di WordPress" akan muncul. Klik "Mulai Sekarang!".
- Di halaman pengisian informasi database, masukkan informasi yang Anda catat sebelumnya:
- Nama database.: Masukkan nama database yang dibuat (misalnya
wp_myblog) - Nama pengguna.: Masukkan nama pengguna database (seperti
wp_user) - Kata sandiMasukkan kata sandi database (salin kata sandi yang kuat yang kamu catat).
- Host database: Diisi secara default.
localhost(Tidak perlu mengubah apa pun, kecuali jika penyedia layanan server menyatakan sebaliknya.) - Prefiks tabel.: Secara default, ini adalah
wp_Anda dapat mempertahankan nilai default (jika ingin meningkatkan keamanan, Anda dapat mengubahnya menjadi awalan kustom, sepertiwpabc_)
- Nama database.: Masukkan nama database yang dibuat (misalnya
- Setelah selesai mengisi, klik "Kirim".
Langkah 3: Konfirmasi koneksi database dan jalankan instalasi.
- Setelah informasi disubmit, sistem akan secara otomatis mendeteksi koneksi database. Jika berhasil, pesan "Siap untuk menginstal" akan muncul. Klik "Jalankan program instalasi".
- Jika koneksi gagal, akan ada notifikasi kesalahan spesifik (seperti "Akses ditolak", yang biasanya disebabkan oleh kata sandi yang salah, atau "Database tidak ada", yang biasanya disebabkan oleh nama database yang salah). Setelah itu, Anda dapat mengubahnya sesuai dengan notifikasi dan mencoba lagi.
Langkah 4: Mengatur informasi dasar situs web.
Setelah koneksi database berhasil, Anda perlu mengisi informasi dasar situs web (informasi ini dapat diubah di kemudian hari di bagian admin):
- Judul situs.Masukkan nama situs web Anda (seperti "Blog Pribadi Saya").
- Nama pengguna.: Atur nama pengguna untuk login ke backend WordPress (disarankan untuk tidak menggunakannya).
admin\n, meningkatkan keamanan, sepertiblogmaster) - Kata sandiKlik "Buat Kata Sandi" untuk menghasilkan kata sandi yang kuat secara otomatis, atau atur secara manual (disarankan untuk mengandung huruf besar/kecil, angka, dan simbol).Pastikan untuk mencatat kata sandi ini.
- Email Anda: Masukkan email yang sering digunakan (untuk memulihkan kata sandi dan menerima notifikasi dari situs web)
- Visibilitas mesin pencari.Bagi pemula, disarankan untuk mencentang "mencegah mesin pencari mengindeks situs ini" (melarang mesin pencari mengindeks situs ini), dan kemudian menghapus centang tersebut setelah situs web Anda selesai dikembangkan.
- Setelah selesai mengisi, klik "Instal WordPress".
Langkah 5: Instalasi selesai, login ke backend.
- Tunggu beberapa detik, setelah instalasi selesai, pesan "Berhasil! WordPress telah terinstal" akan muncul.
- Klik tombol "Login", masuk ke halaman login, dan masukkan nama pengguna dan kata sandi yang Anda tetapkan.
- Setelah berhasil login, Anda dapat memasuki antarmuka administrasi WordPress dan mulai mengelola situs web Anda.
Memecahkan Masalah Umum.
- Apa yang harus dilakukan jika koneksi database gagal?
- Periksa apakah nama database, nama pengguna, dan kata sandi konsisten dengan catatan (perhatikan huruf besar/kecil).
- Konfirmasikan apakah host database sudah benar (untuk pemula, ini adalah 99%).
localhost) - Masuk ke panel BaoTa, dan periksa apakah database berjalan normal (「Database」 → statusnya harus «Berjalan»).
- Saat instalasi, muncul pesan "Tidak dapat menulis file wp-config.php". Apa penyebabnya?
- Ini karena izin file server tidak mencukupi. Klik "Buat File Konfigurasi" di halaman, lalu salin konten secara manual.
- Masuk ke panel BaoTa, lalu masuk ke direktori root situs web dan buat
wp-config.phpDokumen, tempel konten yang disalin dan simpan. - Kembali ke halaman instalasi, klik "Lanjutkan Instalasi" untuk melanjutkan.
- Lupa kata sandi login?
- Di halaman login, klik "Lupa Kata Sandi", lalu atur ulang kata sandi melalui email yang telah Anda tentukan.
- Atau, ubahlah melalui panel BaoTa (lihat bagian 28.1 "Bagaimana jika saya lupa kata sandi administrator?").
Langkah selanjutnya
Setelah berhasil menginstal WordPress, Anda sudah memiliki kerangka situs web yang lengkap. Selanjutnya, kita perlu memahami antarmuka backend WordPress dan mulai melakukan pengaturan dasar situs web (lihat Bab 9, "Memahami Antarmuka Backend WordPress").
Tip kecil: Disarankan untuk segera mengambil tangkapan layar dan menyimpan informasi login (nama pengguna dan kata sandi) setelah instalasi selesai, lalu menyimpannya di tempat yang aman.