Ketika jumlah halaman situs web meningkat, pemilahan dan struktur hierarki yang wajar dapat membuat konten lebih teratur, dan pengunjung juga dapat menemukan informasi dengan lebih mudah. WordPress menyediakan fitur pemilahan halaman dan pengaturan hierarki yang sederhana, yang memungkinkan untuk menciptakan struktur halaman yang jelas melalui parameter “halaman induk” dan “urutan”.
1. Apa itu hierarki halaman? Hubungan antara halaman induk dan halaman anak.
Hierarki halaman adalah cara mengatur konten melalui “Halaman Induk” (Parent Page), mirip dengan “hubungan induk-anak” dalam folder:
- \nHalaman indukIni setara dengan “folder”, yaitu halaman tingkat yang lebih tinggi (seperti “Pusat Layanan”).
- SubhalamanIni setara dengan “subfolder”, yaitu konten yang terkait dengan halaman induk (seperti “Pembuatan Situs Web” dan “Optimasi SEO”).
Contohnya:
服务中心(父页面)
├─ 网站建设(子页面)
├─ SEO优化(子页面)
└─ 品牌设计(子页面) Manfaat dari struktur ini adalah:
- Membuat konten situs web lebih logis, sehingga pengunjung dapat dengan cepat memahami klasifikasi konten;
- Menu navigasi akan secara otomatis menghasilkan menu drop-down (subhalaman ditampilkan dalam daftar drop-down halaman induk);
- URL halaman anak akan mengandung slug halaman induk (seperti
example.com/服务中心/网站建设Hal ini, pada gilirannya, lebih ramah terhadap SEO.
II. Bagaimana cara mengatur halaman induk (membuat halaman anak)?
Langkah 1: Pastikan halaman induk sudah dibuat.

Pertama, Anda harus membuat “halaman induk” (seperti “Pusat Layanan”) dan mempublikasikannya, agar dapat mengatur halaman lain sebagai halaman induk.
Langkah 2: Tetapkan halaman induk untuk halaman baru.
- Buat halaman baru (atau edit halaman yang sudah ada), lalu masuk ke antarmuka pengeditan;
- Di bilah sisi kanan, temukan panel [Atribut Halaman] (jika tidak ditampilkan, klik ikon “Pengaturan” di pojok kanan atas, dan centang “Atribut Halaman”).
- Di menu drop-down [Halaman Induk], pilih halaman yang sudah dipublikasikan sebagai “Halaman Induk” dari halaman saat ini;
- Contohnya: Saat membuat halaman “Pembuatan Situs Web”, jika Anda memilih “Pusat Layanan” di halaman induk, maka “Pembuatan Situs Web” akan menjadi subhalaman dari “Pusat Layanan”.
- Klik [Publisasikan] atau [Perbarui], lalu selesaikan pengaturannya.
Langkah 3: Lihat hasilnya.
Setelah pengaturan, di daftar [Halaman] latar belakang, subhalaman akan ditampilkan di bawah halaman induk, dan ditampilkan dengan indentasi, sehingga hubungan hierarkisnya jelas.
III. Bagaimana cara menyesuaikan urutan halaman (urutan tampilan kustom)?
Secara default, WordPress mengurutkan halaman berdasarkan “waktu publikasi” (yang terbaru muncul terlebih dahulu), tetapi Anda dapat menyesuaikan urutan pengurutan agar halaman-halaman penting muncul terlebih dahulu.

Metode 1: Urutkan secara manual melalui parameter “urutan”.
- Di halaman edit, buka panel [Atribut Halaman] di sisi kanan;
- Masukkan angka di kotak [Urutan] (nilai defaultnya adalah 0);
- Semakin kecil angkanya, semakin tinggi urutan halaman (misalnya, 1 berada di depan 2, dan 0 berada di depan 1);
- Contohnya: Jika Anda ingin “Tentang Kami” muncul pertama di menu navigasi, atur urutannya menjadi 1; “Pusat Layanan” muncul kedua, atur menjadi 2, dan seterusnya;
- Klik [Perbarui], dan semua halaman akan diurutkan dari yang terkecil hingga terbesar berdasarkan angka yang Anda isikan.
Metode 2: Menggunakan plugin untuk mengurutkan secara massal (cocok untuk skenario multi-halaman)
Jika jumlah halaman cukup banyak (lebih dari 10), memasukkan angka secara manual tidak efisien. Disarankan untuk menggunakan plugin untuk menyederhanakan prosesnya:
- Pasang dan aktivasi plugin “Simple Page Ordering” (cari di bagian "Plugins" → "Instal Plugins" di backend);
- Setelah aktivasi, masuk ke daftar [Halaman], lalu seret halaman secara langsung untuk mengubah urutannya (mirip dengan menyeret file untuk mengurutkannya);
- Setelah menyeret, itu akan disimpan secara otomatis, tanpa perlu tindakan tambahan.
4. Aplikasi skenario hierarki dan penyortiran halaman.
1. Struktur hierarki umum dari situs web perusahaan.
首页(无父页面)
├─ 关于我们(无父页面,顺序1)
│ ├─ 公司简介(子页面)
│ └─ 团队介绍(子页面)
├─ 服务中心(无父页面,顺序2)
│ ├─ 网站建设(子页面)
│ └─ 营销推广(子页面)
└─ 联系我们(无父页面,顺序3) 2. Terlihat pada menu navigasi.
Setelah menetapkan hierarki, ketika Anda menambahkan halaman induk ke menu navigasi, halaman anak akan secara otomatis ditampilkan sebagai opsi drop-down:
- Navigasi di bagian atas menampilkan halaman induk seperti “Tentang Kami” dan “Pusat Layanan”;
- Saat mouse melayang di atas “Pusat Layanan”, menu drop-down menampilkan subhalaman seperti “Pembuatan Situs Web” dan “Pemasaran Promosi”.
3. Hal-hal yang perlu diperhatikan.
- Jangan buat hierarki yang terlalu dalam (disarankan maksimal 2-3 tingkat), jika tidak, pengunjung mungkin tersesat;
- Di samping itu, disarankan untuk mengatur jarak antar angka dalam urutan (seperti 10, 20, 30), agar mudah untuk menambahkan halaman baru di kemudian hari (misalnya, menambahkan 15 di antara 10 dan 20).
- Konten subhalaman harus terkait dengan tema halaman induk (misalnya, “Pengenalan Tim” yang merupakan subhalaman dari “Tentang Kami”, logikanya lebih masuk akal).
V. Pertanyaan yang Sering Diajukan untuk Pendatang Baru
- Apakah subhalaman dapat mengatur subhalaman lainnya?Ya, WordPress mendukung hierarki multi-level (seperti “Kakek → Ayah → Anak”), tetapi disarankan untuk tidak lebih dari 3 level, untuk menghindari struktur yang terlalu rumit.
- Setelah mengubah halaman induk, apakah URL-nya akan berubah?Ya. Format URL halaman anaknya adalah
域名/父页面slug/子页面slugJika slug halaman induk diubah, URL halaman anak akan berubah secara sinkron (dengan bantuan plugin pengalihan 301, halaman tersebut tidak akan rusak). - Pemilahan tidak berlaku?Mungkin tema tersebut secara default mengurutkan berdasarkan waktu publikasi. Anda dapat menyesuaikan urutan menu secara manual di bawah [Tampilan] → [Menu], atau hubungi pengembang tema untuk mengonfirmasi pengaturannya.
Dengan mengatur hierarki dan urutan halaman secara logis, situs web Anda akan menjadi seperti “rak buku yang teratur”, memungkinkan pengunjung menemukan konten yang mereka butuhkan dengan mudah, sekaligus meningkatkan pemahaman mesin pencari tentang struktur situs web (yang bermanfaat bagi SEO).